Sidang Tuntutan Agensi SNH48 'STAR48' dengan Huang Tingting Usai Digelar -->

Sidang Tuntutan Agensi SNH48 'STAR48' dengan Huang Tingting Usai Digelar

Kamis, 14 Mei 2020


Overseas48.com - Kasus perselisihan kontrak antara STAR48 atau Shanghai Siba agensi SNH48 GROUP dengan mantan anggota Huang Tingting kembali memanas.

Kemarin (13/05/2020), pengadilan Beijing usai menggelar sidang tuntutan yang diajukan oleh STAR48 kepada Huang Tingting atas kasus perselisihan kontrak.

Sidang dilakukan secara online karena dampak pandemi COVID-19 yang masih melanda Tiongkok.

Kasus ini bermula dari keluhan Shanghai Siba bahwa pada 16 Agustus 2013 Huang Tingting telah menandatangani "Kontrak Artis Eksklusif SNH48", yang menjadi perusahaan yang mengelola penuh artis terkait dan berinvestasi besar untuk membangun karirnya.

Selama jangka waktu perjanjian kontrak, kerja sama antara pihak ketiga dengan Huang Tingting dalam kegiatan seni dan bisnis harus dilakukan melalui perusahaan.

Namun pada 20 Desember 2019, Huang Tingting mengeluarkan pernyataan pembatalan kontrak di platform sosial pribadinya. Sebelumnya pada Oktober ia telah mengajukan pemutusan kontrak lewat surat pengacara tanpa negosiasi terlebih dahulu.

Huang Tingting mengatakan bahwa agensinya (STAR48) tidak merencanakan karir aktingnya sesuai dengan kontrak, dan berulang kali menggunakan penyembunyian dan penipuan untuk mencegah dirinya dalam partisipasi kegiatan dan program yang sangat penting untuk menunjang karir.

SNH48 dalam Weibonya merespon pernyataan Huang Tingting, menyatakan bahwa Shanghai Siba Culture tidak melanggar kontrak. Huang Tingting tidak memiliki hak untuk mengakhiri kontrak secara sepihak.

Sengketa pemutusan hubungan kontrak antara Shanghai Siba (STAR48)  dan Huang Tingting sedang diadili di pengadilan Shanghai dan telah mempengaruhi mitra pihak ketiga artis terkait.

Mitra pihak ketiga ini merupakan perusahaan yang menjalin hubungan pribadi dengan menggunakan Huang Tinting untuk kegiatan bisnis tanpa sepengatahuan STAR48 yang masih agensi resminya.

STAR48 meminta ganti rugi penuh atas kasus hubungan tanpa perantara perusahaan dan menuntut Huang Tingting serta beberapa mitra pihak ketiga yang telah menggunakan artisnya.