Melody Khawatir Tentang Nasib JKT48 di Tengah Pandemi COVID-19, Berikut Alasannya! -->

Melody Khawatir Tentang Nasib JKT48 di Tengah Pandemi COVID-19, Berikut Alasannya!

Rabu, 15 April 2020

foto: Melody saat mengumumkan proyek RE:BOOST JKT48 pada 2018

Overseas48.com - Penggemar JKT48 kini tengah dibuat galau dengan video yang diunggah oleh JKT48 di kanal Youtube resminya malam hari ini (14/04/2020).

Dalam video unggahan itu memperlihatkan Melody yang melakukan kontrol dan berbincang di JKT48 Theater.

Namun usai melakukan kontrol dan cek kondisi teater yang sepi pasca COVID-19, Melody melakukan perbincangan yang cukup serius tentang apa yang dipikirkannya saat ini.

Sang manajer teater JKT48 itu mengaku kalau dirinya sangat sedih melihat kondisi teater yang sepi sebulan lamanya akibat pandemi COVID-19.

Bahkan yang membuat penggemar JKT48 teriris hatinya yaitu saat Melody berkata bahwa ia ragu tentang nasib JKT48 kedepannya jika kondisi sekarang tak kunjung usai.

Dampak yang paling mengerikan dari yang diucapkan mantan personil grup idola itu adalah tak beroperasinya JKT48 kembali alias bubar.

Bagaimana bisa JKT48 tak akan berlanjut lagi jika pandemi COVID-19 ini tak kunjung usai? Yuk simak ulasan opini dari kami tentang alasan yang membuat Melody ini khawatir.

SUMBER PENDAPATAN TERUS BERKURANG

JKT48 memiliki satu pendapatan yang luar biasa dari teater yang kerap disebut satu tulang punggungnya grup idola asal Jakarta itu. Pertunjukan teater JKT48 digadang-gadang menjadi pundi-pundi uang untuk terus eksis.

Mari kita lihat tiket teater JKT48 sekarang adalah 120.000 dikalikan kapasitas teater yaitu 260 kursi duduk, artinya satu kali pentas JKT48 bisa mendapatkan pemasukan 31.200.000 belum termasuk penggemar berdiri 140 orang.

Pentas bisa dilakukan seminggu 2-5 kali dan berbeda-beda pula tim yang tampil.

Sebagian besar acara JKT48 berada di keramaian seperti handshake, konser, dan fan meeting. Acara besar itu pun kini tak bisa dilakukan di tengah wabah karena himbauan social distancing dan sebagainya.

Alhasil beberapa sumber pemasukan JKT48 ini lenyap dan mau tidak mau harus memutar balik arah untuk mencari pendapatan lain.


GAJI STAF, MEMBER YANG HARUS TETAP DIBAYAR 

Seperti pada umumnya, perusahaan tetap akan memberikan upah untuk pegawaianya di tengah pandemi COVID-19 meski bekerja dari rumah.

Tentunya hal ini tentunya akan memberatkan manajemen karena beberapa sumber pundi-pundi uang tak lagi menghasilkan.

JKT48 memiliki anggota dengan jumlah sekitar 70 an anggota dan staff yang cukup banyak. Ini tentunya akan semakin berat jika penghasilan tak mengalir.


SUMBER PENDAPATAN YOUTUBE KIAN MENURUN 

Dilansir dari komunitas Adsense dan Youtuber, kini pendapatan mereka yang didapat dari platform iklan Google itu semakin menurun tiap harinya.

Penurunan pendapatan ini diliat dari penghasilan mereka yang turun tiap harinya. Bahkan penurunan pendapatan dari Adsense mencapai 50% dari biasanya.

JKT48 cukup menggantungkan pendapatan dari situs video terpopuler sedunia itu. JKT48 TV digadang merupakan sumber pendapatan lain yang didapat oleh pihak manajemen dengan unggahan yang menarik minat masyarakat Indonesia.