Jobsan Shihanin BNK48 dan Tom CEO iAM Mengundurkan Diri dari Manajemen BNK48 Group

Advertisement

Jobsan Shihanin BNK48 dan Tom CEO iAM Mengundurkan Diri dari Manajemen BNK48 Group

Hariztastic
Rabu, 26 Februari 2020

foto: Twitter (@allabout_cherprang)

Overseas48.com - Pihak iAM agensi BNK48 Group pada hari ini (26/02/2020) menggelar konferensi pers terhadap kasus pemakaian teater oleh The BROTHERs. Jobsan didampingi Tom melakukan permintaan maaf kepada penggemar atas kasus ini didepan media.

"Kami menyesali kesalahan kemarin dalam pengambilan keputusan dan meminta maaf atas insiden yang terjadi seperti penggunaan teater. Oleh karena itu, saya (Tom) dan Jobsan ingin melepaskan diri dari manajemen BNK48", jelas ke media.

Tom juga menyampaikan bahwa mengenai manajamen BNK48 setelah ini akan ada perwakilan dari Jepang sebagai dewan direktur untuk memilih CEO dan Shihanin berikutnya setelah mereka.

"Saya mengerti dan mengakui sentimen para penggemar saat ini. Saya berterima kasih kepada penggemar atas dana yang telah mereka bayarkan dan semua berbagai dukungan karena kecintaan mereka terhadap budaya 48 Group", jelas Tom.

Sang CEO ini juga mengatakan kalau ini menunjukkan tanggung jawabnya sebagai pemimpin dan meninggalkan para anggota dalam cinta dan kepedulian penggemar.

"Kami telah mencoba yang terbaik di masa lalu dan berharap perubahan ini akan mencipatakan keberlanjutan grup. Kami telah memberi tahu para anggota tentang keputusan ini", jelas Jobsan.

Tom (iAM) serta Nataphol Pavaravadhana "Jobsan" mengumumkan mengundurkan diri dari BNK48 Group dan mulai hari ini kedua nya sudah tidak mengurus BNK48 Group lagi. Hal ini disampaikan pada hari ini saat iAM dan BNK48 melakukan konferensi pers dengan disaksikan berbagai media seperti ONE 31, GMM 25 serta masih banyak lagi.

Kasus yang sedang menimpa BNK48 Group sejak beberapa hari sebelumnya, menjadi momok yang menakutkan bagi manajemen. Para fans terus mengeluarkan amarahnya bahkan penjualan single baru High Tension pun menurun akibat dari insiden The BROTHERs.

Penyalahgunaan teater untuk tempat latihan audisi program The BROTHERs ini terjadi pada 17 Februari 2020 dengan mengudaranya episode pertama. Penggemar menyalahkan manajemen atas hal ini dan melakukan aksi boikot. Pihak manajemen dan agensi sudah meminta maaf dan klarifikasi tapi penggemar masih sentimen dengan kasus ini.