Seruan AKB48 Team BK Menggema di Media Sosial

Advertisement

Seruan AKB48 Team BK Menggema di Media Sosial

Selasa, 18 Februari 2020

foto: Twitter

Overseas48.com - Penggemar BNK48 kini tengah menyuarakan bentuk kekecewaan mereka atas insiden pemakaian teater grup yang digunakan agensi iAM guna acara The BROTHERs.

Aksi boikot dari asosiasi klub penggemar BNK48 dan CGM48 juga dilakukan dengan melakukan pendeklarasian diri sebagai bentuk kepedulian mereka.

Mereka menuntut untuk pemindahan manajemen grup idola BNK48 dan CGM48 ke tangan perusahaan lain sebagai kemarahan mereka.

Mereka juga menuntut AKB48 selaku pihak Jepang dan pusat dari 48 Group untuk mengusut kasus ini.

Banyak yang tidak puas dengan respon maupun klarifikasi dari manajemen, dinilai sudah terlalu lambat. Penggemar kembali banyak menuntut ke perusahaan terhadap kasus ini.

Namun ada pula beberapa warganet memanfaatkan situasi ini dengan melakukan tindakan yang sudah diluar dugaan maupun batas.

Salah satunya adalah seruan untuk membentuk AKB48 Team BK sebagai pengganti BNK48. Mereka menuntut ini ke AKB48 sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap agensi yang mengatur grup saudari di Bangkok.

Seperti yang kita ketahui, nama grup saudari dengan penggunaan "AKB48 Team" telah terjadi di Shanghai (AKB48 Team SH) maupun Taipe (AKB48 Team TP). Penggunaan ini terjadi bila sister group yang sudah dibentuk mengalami masalah, kasus independensi SNH48 dan krisis keuangan TPE48 mengawali penamaan ini.


Bahkan seorang warganet telah membuat sebuah akun penggemar untuk AKB48 Team BK di Twitter saat ini.

Mereka mengklaim melakukan ini atas dasar untuk menyelamatkan para anggota dari kendali manajemen, seperti yang diutarakan oleh pengguna Twitter @AaumA2. Selain AKB48 Team BK, mereka juga menuntut untuk AKB48 Team CM untuk grup saudari di Chiang Mai.

Pihak manajemen sudah meminta maaf dengan tulus kepada penggemar dan melakukan yang mereka bisa lakukan untuk menangani insiden ini. Namun sepertinya kasus ini telah menjadi pembicaraan nasional di Thailand dan imbasnya ke nama agensi.