Netizen Ini Ungkap Harga Hak Cipta untuk Lagu AKB48 yang Dibeli SNH48

Advertisement

Netizen Ini Ungkap Harga Hak Cipta untuk Lagu AKB48 yang Dibeli SNH48

Kamis, 06 Februari 2020

Heavy Rotation SNH48
foto: snh48.com (c) STAR48

Overseas48.com - Meski sudah berstatus mantan grup saudari AKB48, SNH48 kini masih tetap eksis di Tiongkok dengan nama yang sama. Grup besutan Shanghai Siba (STAR48) ini telah memproduksi ratusan lagu orisinal usai memutuskan independen dari AKB48 Group.

Meski sudah mengembangkan bisnis keorisinalitasan, SNH48 juga tetap memiliki hak cipta untuk beberapa lagu AKB48 yang sudah mereka sadur saat masih berstatus sebagai sister group.

EP ke-10 SNH48 merupakan single yang terakhir memuat lagu saduran dari Jepang. Setlist teater AKB48 yang telah disadur juga mencapai angka 10 lebih jenis pertunjukan. 

Mengapa SNH48 masih boleh membawakan lagu AKB48? Jawabannya sederhana, hak cipta untuk lagu saduran AKB48 sudah dibeli oleh SNH48 layaknya JKT48, BNK48 di versi bahasa masing-masing.

Seorang warganet di Weibo mengungkap sebuah harga hak cipta untuk lagu AKB48 yang telah dibeli SNH48. Hal ini bermula dari postingan sebuah akun Weibo bernama @QingHebot. 

Mereka mengunggah foto single SNH48 dengan lagu AKB48 terakhir yaitu "New Year's Bell / Totteoki Christmas" yang dirilis pada akhir 2015 sebelum perilisan single orisinal.


"Tapi memang hak cipta untuk lagu Jepang sungguh mahal, maka itu Bos Wang Ziji (Presiden STAR48) lebih memilih memproduksi ratusan single orisinal dalam setahun dari pada melanjutkan untuk membeli lagu saduran (terjemahan)", tulis akun tersebut.

"Jika anda ingat dengan benar, biaya hak cipta untuk satu single Manatsu no Sounds Good (盛夏好声音) adalah 18.000.000 Yuan.", tulis seorang warganet di komentar postingan di atas. Harga tersebut jika dikonversikan ke mata uang Indonesia saat itu kurang lebih 35 miliyar rupiah.

Harga tersebut dianggap sangat fantastis untuk satu buah single yang terdiri dari 5 lagu. Single Manatsu ini sendiri dirilis pada 15 Mei 2015 yang menghadirkan 24 anggota senbatsu.

Namun belum diketahui secara pasti harga hak cipta yang sebenarnya, karena baik SNH48 dan AKB48 tak akan terang-terangan mengungkap hal ini. Ini juga ungkapan dari warganet di media sosial yang belum dapat dibuktikan akurasinya.