Media Hiburan Korea Sebut AKB48 Mungkin Bisa Punya Sister Group di Korea Selatan, Bisakah?

Media Hiburan Korea Sebut AKB48 Mungkin Bisa Punya Sister Group di Korea Selatan, Bisakah?

Minggu, 09 Februari 2020

foto: AKB48 GROUP di Seluruh Dunia (aks-corp.com)

Overseas48.com - Media allkpop baru-baru ini menerbitkan sebuah artikel menarik tentang AKB48 dan para grup saudarinya. Artikel itu berjudul "AKB48 mungkin akan segera memiliki grup saudari Korea Selatan, karena merek tersebut (48) terus tumbuh di seluruh Asia".

Hal itu mendapat banyak menuai pro dan kontra tentunya dari penggemar KPOP. Model sejenis AKB48 di Asia kini memang telah tumbuh pesat seperti JKT48 (Jakarta, Indonesia), BNK48 (Bangkok, Thailand), SGO48 (Kota Ho Chi Minh, Vietnam), MNL48 (Manila, Filipina), CGM48 (Chiang Mai, Thailand), AKB48 Team SH (Shanghai, Tiongkok), dan AKB48 Team TP (Taipei, Taiwan). Ada juga yang segera debut DEL48 (New Delhi, India) & MUB48 (Mumbai, India).

Memang konserp AKB48 yaitu "idola yang dapat anda temui" sangat unik. Setiap grup 48 pasti dimulai dengan generasi pertama dan menambah lebih banyak anggota melalui generasi mendatang. Ada kelulusan di mana para anggota pergi begitu mereka siap untuk memasuki jalur selanjutnya dalam karier mereka. Kelompok-kelompok ini juga memiliki teater lokal mereka sendiri.

Sampai sekarang, perusahaan AKB48 memiliki grup jebolan PRODUCE 48 "IZ*ONE". Grup ini memiliki anggota dari AKB48 & trainee Korea. Tiga anggota dari 48 Group adalah Miyawaki Sakura & Yabuki Nako dari HKT48, bersama dengan Honda Hitomi dari AKB48.

Beberapa mantan PRODUCE 48 dari 48 Group kini juga telah menjadi bagian dari agensi hiburan Korea. Takeuchi Miyu yang telah menjadi penyanyi solo serta Takahashi Juri yang debut bersama girlband bentukan Woolim "Rocket Punch".

Dari beberapa fakta ini maka timbullah opini mengenai pembentukan sister group AKB48 di Korea Selatan yang mungkin akan segara dilakukan. Lalu bagaimana apakah AKB48 versi Korea dapat diwujudkan? Berikut ulasannya!

KONSEP GRUP KPOP BERBANDING TERBALIK DENGAN AKB48

Partisipasi AKB48 Group dalam acara survival Mnet PRODUCE 48 memang sangat menarik. Di sana terlihat para gadis AKB48 mengalami culture shock pada industri peridolan saat episode awal. Trainee dari Korea sangat tampil baik, lincah, dan luar biasa di depan mentor karena mereka menerima pelatihan sangat lama sebelum debut.

Di dunia grup KPOP sendiri, para anggota girlband/boyband, mereka haruslah trainee yang sudah dilatih berbulan-bulan dan bahkan tahunan. Hal ini dilakukan demi menjaga kualitas grup dan pastinya menyuguhkan hal yang spektakuler.

Berbeda sekali, AKB48 mengusung konsep idola yang tumbuh dan berkembang bersama penggemar. Ini artinya anggota akan tumbuh dan berkembang seiring waktu. Anggota juga direkrut dari audisi dan hanya menerima pelatihan singkat menuju debut.

Konsep seperti ini jika berlaku untuk sister group Korea akan sangat sulit diterapkan. Pasti akan menerima banyak kontra dengan budaya peridolan yang sudah lama di Korea. Namun jika sister group Korea mengusung konsep pelatihan bertahun-tahun maka akan memerlukan waktu yang cukup lama dari pembentukan hingga debut. Dampak buruknya mungkin perusahaan mengalami masalah finansial karena menanggung sekitar 20an anggota.


LAGU TERJEMAHAN YANG MUNGKIN SULIT DITERIMA

Lagu KPOP sangat hits di kalangan masyarakat dunia. Jika sister group Korea ini mengikuti grup 48 di luar negeri lainnya dengan lagu terjemahan dari AKB48 ada dua kemungkinan yang terjadi. Pertama lagu itu akan diterima dan lagu tersebut akan menuai kontroversi dari Knetz.

Meski AKB48 memiliki banyak lagu hits tapi lagu KPOP akan lebih unggul sebab banyak sekali boyband dan girlband yang sudah memiliki nama. Bahkan menurut penggamar 48 Group di luar negeri, terjemahan lagu untuk sister group sering kali aneh dan terkesan dipaksakan. Tentunya hal ini tak akan ramah dengan telinga para pecinta KPOP di Korea bukan?

Jika benar sister group Korea Selatan diwujudkan, mungkin grup akan memiliki kelebihan untuk memproduksi single orisinal yang lebih banyak dan sesuai budaya musik pop di sana. Namun, grup luar negeri contohnya JKT48 harus menunggu 8 tahun lamanya untuk sebuah single orisinal.


KOREA SENSITIF, KADANG TAK SUKA HAL BERBAU JEPANG

Seperti yang diberitakan media Indonesia, hubungan buruk antara Jepang dan Korea terjadi di akhir tahun 2019 kemarin. Jika terjadi kembali situasi seperti ini mungkin tidak akan menguntungkan sister group AKB48 di Korea nantinya. Seperti yang terjadi di SNH48 saat masih berstatus sister group, teater mereka diserang oleh sekolompok orang anti budaya Jepang.

Meski khawatir tentunya situasi ini bersifat sementara mungkin juga ada masa damai dan persahabatan Korea-Jepang terjalin erat. Mungkin lewat sister group AKB48 di Korea hubungan diplomasi keduanya berjalan baik.