Baca Juga


Overseas48.com - Generasi 9 JKT48 baru saja diperkenalkan kepada publik pada acara handshake Joy Kick! Tears pada Minggu (01/12/2019). Sebanyak 13 bibit baru generasi penerus grup idola JKT48 akan dididik dalam sekolah Academy milik grup.

Banyak sekali wajah-wajah baru ini yang kini telah digadang mejadi next ace di JKT48. Ada juga fakta menarik seperti Khaterina yang merupakan adik dari Stefi eks JKT48. Ada pula Iris Vevina yang merupakan peserta Bintang SMA sebuah proyek dari produk mimuman Jepang.

Namun dibalik itu semua ada juga anggota generasi 9 yang menjadi sorotan karena paling muda sendiri yaitu Chithlyn Gwynet S yang masih berusia 10 tahun. Tak disangka malah hal tersebut membuat beberapa warganet tak setuju dengan JKT48 Operation Team.

"umur 10 tahun bukannya sekolah yang bener malah masuk jkt48" tulis pengguna Twitter @yurisndika. "Saya setuju. Walaupun targetnya semua kalangan, tapi secara demografik mayoritas fans JKT48 itu pria remaja - dewasa. Krg cocok untuk anak 10 tahun. Untuk yg masih di bawah umur dan mau jd artis, disarankan jadi artis cilik yg penontonnya sesama anak2, kayak Trio Kwek Kwek.", cuit akun @dumb_baba yang menanggapi cuitan soal permasalahan anak.

Bahkan ada beberapa warganet Indonesia yang sangat menyayangkan keputusan JKT48 Operation Team dalam memilih calon anggota. Karena hal ini banyak sekali warganet yang membuat laporan ke KPAI dengan menambahkan tag pada akun resmi komisi tersebut.

Hal yang paling ditakuti penggemar adalah apabila JKT48 mendapat sentilan atas kasus ini. Namun dibalik itu semua ternyata batasan umur audisi anggota JKT48 sendiri adalah 12-18 tahun. Hal ini juga menjadi cibiran para peserta audisi yang tidak lolos serta beberapa penggemar yang protes ke JKT48 karena meloloskan Chithlyn. Ini juga menjadi banyak pertanyaan karena Chithlyn sungguh tidak sesuai kualifikasi pelamar audisi.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama