Frieska JKT48 Dikabarkan Telah Mengajukan Kelulusan dan Gaby Tak Ingin Jadi Generasi Pertama yang Terakhir Lulus -->

Frieska JKT48 Dikabarkan Telah Mengajukan Kelulusan dan Gaby Tak Ingin Jadi Generasi Pertama yang Terakhir Lulus

Selasa, 24 Desember 2019


Overseas48.com - Kabar mengejutkan datang dari generasi pertama JKT48. Sang pioneer grup idola asal Jakarta ini kini tersisa tiga anggota namun akan berkurang kembali setelah Beby resmi lulus. Seperti yang kita ketahui, Beby telah mengumumkan kelulusannya pada konser ulang tahun ke-8 JKT48 beberapa hari yang lalu.

Setelah Beby lulus, generasi pertama akan hanya tersisa Frieska dan Gaby. Pertanyaan yang paling dibahas saat ini adalah siapa yang akan jadi yang terakhir? Kemungkinan besar adalah Friska sebab Gaby sebantar lagi akan menjadi kapten untuk JKT48.

Pada hari ini, penggemar dihebohkan dengan unggahan instastory dari akun yang mana adalah salah satu orang terdekat dari Gaby JKT48. Akun dengan nama pengguna @chriswarouw)_ meyinggung sedikit soal kelulusan Beby kemarin dari JKT48.


Mulanya akun yang merupakan milik ayah dari Gaby ini mengucapkan terima kasih atas yang dukungan yang kalian berikan untuk keponakannya tersebut. Namun di halaman cerita selanjutnya, ia membahas mengenai kelulusan yang mungkin akan dilakukan oleh Gaby. 

"Namun dia juga pernah ngomong ke om n tante, ngga mau jadi yang terakhir", tulis di instastory tersebut. Hal ini membuat warganet serta khalayak penggemar berspekulasi bahwa setelah Beby, Gaby akan mengumumkan kelulusannya.

"Ingat teman, pengumuman grad adalah setelah JOT acc, keinginan member.ortu sudah dibicarakan ke JOT (dalam hal ini Frieska juga sudah ajukan", lanjutnya. Hal tersebut juga menambah spekulasi tingkat lanjut kalau seakan kedua anggota generasi pertama yang terseisa akan lulus bersamaan.

Unggahan ayahanda Gaby ini juga memicu banyak kontroversi dari warganet dan penggemar. Khalayak yang kontra mengatakan bahwa kalau ayahanda dari Gaby ini sudah kelewatan batas mengumbar tentang pengajuan kelulusan Frieska yang belum benar terbukti.