Begini Ceritanya Perusahaan AKB48 'AKS' yang Tak Lagi Jatuh di Tangan Yasushi Akimoto -->

Begini Ceritanya Perusahaan AKB48 'AKS' yang Tak Lagi Jatuh di Tangan Yasushi Akimoto

Kamis, 26 Desember 2019


Overseas48.com - Kalau JKT48 baru rilis lagu orisinal lebih lama dibandingkan adik grup BNK48 dan kalian menyalahkan Aki-P, itu adalah salah besar. Nyatanya berdasarkan fakta yang ada, AKS kini tidak lagi dimiliki oleh beliau.

Lalu siapa pemilik AKS sekarang? Menurut Wikipedia, perusahaan AKS telah dimiliki sepenuhnya oleh ibu cantik bernama Yoshinori Natsuko (吉成夏子). Dalam halaman tersebut juga telah dikatakan bahwa Yoshinori (direktur Kyoraku Sangyo Co., Ltd.) telah mengambil saham AKS sebanyak 80% dan resmi menjadi direktur perusahaan tersebut pada tahun 2011.

Lebih lagi mengejutkan lagi, menurut media torasan1.com, disebutkan bahwa pada tahun 2018 ibu Yoshinari Natsuko telah mengambil seluruh aset 100% di perusahaan AKS dengan nama pribadi. Tentu saja ia pemilik sah atas AKB48, HKT48, dan NGT48. SKE48 dan NMB48 telah dipindahtangankan ke perusahaan lain.

Kasus penyerangan Yamaguchi Maho NGT48 merupakan hal yang viral saat itu. Presiden AKS Natsuko Yoshinari telah berbicara tentang NGT48 kala itu dan mengatakan, "Jika Anda peduli dengan serangan Maho Yamaguchi, berhentilah".

Selain itu menurut situs di atas, Maho Yamaguchi sendiri mengatakan bahwa ibu presiden AKS Natsuko Yoshinari dengan jelas menyatakan bahwa "Anda adalah pelakunya". Diketahui juga bahwa penyerangan Yamaguchi sangat kontroversial di Jepang dan tak juga berakhir. AKS pun dianggap sangat lelet mengupas tuntas kasus ini, bagaimana pendapatmu?

Mari kita lihat latar belakang awal hubungan AKS dengan perusahaan Kyoraku Sangyo. Pada tahun 2008, seorang afiliasi dari Kyoraku Sangyo menyewa rumah tinggal sebagai teater untuk SKE48. Pada 2010, perusahaan patungan antara Keiraku Sangyo dan Yoshimoto Kogyo berinvestasi membentuk NMB48.

Pada 2012, Kyoraku Sangyo berinvestasi di AKS Inc. Pada saat yang sama, tiga orang dari Keiraku (Tuan Enomoto, Tuan Hosoi, Tuan Yoshinari) menjabat sebagai Direktur. Pada tahun 2014, Kyoraku Sangyo mengambil alih semua saham AKS dari mantan CEO (Koji Kubota), dan Natsuko Yoshinari diangkat sebagai CEO. Karena Kubota pensiun pada Juni 2014, maka otomatis digantikan oleh Yoshinari.

Pada tahun 2016, saat AKB48 menyatakan SNH48 melanggar kontrak dengan AKS. Hal ini membuktikan bahwa ini merupakan bukan tindakan Yasushi Akimoto. Bahkan Siba Kataro yang juga mendirikan AKS ini dengan tegas menerima jalan SNH48 untuk keorisinalitasannya dan tidak mempermasalahkan hal tersebut.

Mengapa SNH48 bisa begitu mudah lepas? Jawabannya sangat sederhana, hak cipta untuk grup SNH48 ada ditangan perushaan STAR48 100%, sepertinya AKS keluar dari saham grup asal Shanghai ini. Sama halnya JKT48, merk dagang untuk dua grup luar negeri pertama ada di tangan perusahaan yang menjalankan. Pasca lepasnya SNH48, terlihat AKS juga berinvestasi di perusahaan pemegang grup luar negeri seperti BNK48, AKB48 Team SH, AKB48 Team TP, TPE48, dan lainnya.

Yoshinari Natsuko, presiden AKS, telah menginvestasikan 800 juta untuk Cave Corporation dengan nama pribadinya. Dana tersebut berasal dari AKS yang menjual SKE48 ke perusahaan bernama KeyHolder. AKS meminjamkan 800 juta yen kepada Yoshinari dengan dana tersebut.

Posisi Yasushi Akimoto jelas telah berubah sejak Natsuko Yoshinari menjadi presiden! Ketika Mr. Kubota adalah wakilnya, dia ditunjuk sebagai eksekutif perusahaan, tetapi karena dia berubah menjadi Natsuko, dia sudah berada jauh dari AKS. Nampaknya, AKS telah menjadi topik panas penggemar karena sejak 2018 grup  naungan mereka mengalami masalah yang cukup serius.

Kini menurut sebuah laporan, Yasushi mencoba kembali ke AKS dengan lewat perantara perusahaan temannya yang hendak berinvestasi. Namun malangnya sang presiden Yoshinari enggan menjual sahanmnya ke perusahaan lain.