Ads Top

Bahas Generasi Baru Makin Loyo, Saktia eks JKT48: Generasi Enam atau Lima Lebih Parah


Saktia mantan personil grup idola JKT48 kini memulai sebuah acara podcast di Spotify bersama temannya Putri. Program siaran miliknya ini dinamakan 'Pahala (Podcast Ala-Ala)'. Dalam program ini ia akan berbincang-bincang dengan beberapa influencer populer.

Menariknya pada 20 September 2019, Saktia melakukan siaran podcast yang le-6 dengan tema yaitu 'Kamu Merasakan Generation Gap?'. Menurut Seruni.id, Generation gap merupakan fenomena yang disebabkan karena adanya perbedaan sikap antara individu yang berasal dari kelompok usia yang berbeda dan pada akhirnya menimbulkan ‘jarak’ antara mereka.

Salah satu tamu yang diundang dalam siaran tersebut adalah Melody yang juga eks personil yang kini menjabat sebagai general manajer JKT48. Tidak sendiri, ia ditemani oleh salah satu staff JOT. Saat pembahasan mengenai tema, Saktia menyinggung tentang generasi muda grup idola asal Jakarta ini.

Saktia yang generasi dua JKT48 menganggap kalau adik-adiknya di grup sebelum ia lulus sangat berbeda sekali sikapnya. "Generasi enam atau lima lebih parah," ujarnya. Ia mengaku mengalami generasi gap karena 'jaman' yang sudah berbeda ini.

"Kaya parahnya itu misalnya nyapa juga engga, kita kasih tahu gamau dengerin", jelas Saktia soal parahnya adik generasi di bawahnya. Meski agak sedikit ga enak dengan staff dan Melody akhirnya Saktia mengeluarkan uneg-unegnya untuk regenerasi JKT48.

Saktia juga memberikan terjadinya generation gap yang terjadi di JKT48. Ia membadingkan jamannya generasi satu dan dua dengan yang sekarang. "Dulu kek jama satu dua tiga tahun, pasti kek ambisiambisi bat dong latihan setlist kek seneng banget kan, tapi gue ngerasa beberapa generasi baru kek malah aduh capek, aduh gini-gini," omel Saktia.

Menanggapi Saktia dengan penelasan generasi gap, staff pun langsung mengatakan kalau mereka dikir-dikit ngeluh. Melody yang juga generasi satu juga akhirnya membuka suara tentang pendapatnya mengenai generation gap di tubuh JKT48.

"Ya sih, kaya misalnya setist baru kan bisanya salah dikit nangis ya," ujar Melody menjelaskan jamannya saat masih menjadi anggota dulu. Melody juga mengungkapkan kalau salah dikit anggota akan menangis sendu dan malu serta takut dimarahin staff lain.

Melody juga merasakan perbedaan dengan generasi baru JKT48. Ia menganggapkan anggota sekarang kalau melakukan kesalahan sikapnya biasa saja. "Yah salah, ya udah deh," tutur Melody saat mengatakan gambaran anggota generasi baru jika melakukan kesalahan.

Meski begitu, Melody mengungkapkan kalau masih ada beberapa anggota dari generasi sekarang yang tetap nangis tapi jumlahnya satu sampai tiga orang saja. Staff yang diundang pun ikut menanggapi kalau memang generasi sekarang yang lahir di tahun 2000an memang berbeda dengan yang lahir 1990an.

Belum ada Komentar untuk "Bahas Generasi Baru Makin Loyo, Saktia eks JKT48: Generasi Enam atau Lima Lebih Parah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel