Ads Top

Diduga Ada Bumbu Politik, GNZ48 Batalkan Mitra dengan Pocari Sweat

Pada tanggal 10 Juli, GNZ48 mengeluarkan sebuah pengumuman tentang pemutusan mitra dengan salah satu produsen minuman isotonik 'Pocari Sweat'. Pernyataan ini dikeluarkan setelah pihak Guangzhou Siba (STAR48) mengetahui tindakan dari kabar pembatalan iklan yang dipasang oleh pihak Pocari ke TVB Hong Kong. Sebelumnya iklan produk minuman ini telah tayang di aplikasi Tiktok versi dance dan dibuatkan video per anggotanya.


Menanggapi hal ini, GNZ48 menyikapi hal ini dengan kecewa. Pernyataan Guangzhou Siba ini diunggah melalui akun resmi Weibo mereka. Berikut adalah pernyataan dari GNZ48 yang telah diterjemahkan oleh Overseas48 ke dalam bahasa Indonesia.

Hari ini, kami (Guangzhou Siba) melalui internet melihat berita bahwa 'TVB telah mendukung polisi' dan iklan telah ditarik oleh Pocari Sweat. Kita telah memeriksa berita di atas adalah fakta dari beberapa media. Perusahaan dan artis kami secara konsisten mematuhi berbagai kebijakan yang ditetapkan pemerintah Tiongkok. Kami menentang semua hal yang mempengaruhi perdamaian dan stabilitas bangsa. Perusahaan merasa sangat menyesal dengan keputusan yang dibuat oleh Pocari Sweat, dan keputusan Pocari Sweat di atas telah sangat merusak situasi hubungan bisnis kami. Mulai hari ini, kami dan artis kami akan segera menghentikan semua mitra dengan Pocari Sweat dan menarik video dari pihak terkait. (Guangzhou Siba STAR48). 

Berita tentang mitra GNZ48 dengan Pocari Sweat ini secara luas menyebar dan meluar ke warga net. Dukungan dari masyarakat Tiongkok hadir dalam setiap komentar untuk GNZ48. Dengan pernyataan tersebut, GNZ48 adalah grup idola yang memiliki  jiwa nasionalis yang tinggi dan taat pada pemerintah. Kabar ini bisa terjadi karena hal yang baru-baru ini terjadi di Hong Kong tentang RUU Ekstradi yang kontroversial.

Kejadian ini bermula dari Pocari Sweat yang menarik penayangan iklan yang dibintangi GNZ48 dari TVB. TVB ini diduga pro dengan pemerintahan Tiongkok sehingga liputan tentang RUU Ekstradisi menjadi lenyap dan bias. RUU Ekstradisi menimbulkan kontroversial karena dikhawatirkan akan menimbulkan tekanan politik dari pemerintahan Tiongkok ke pemerintahan Hongkok. Seperti yang kita tahu bahwa Hongkong adalah wilayah administratif Tingkok. Maka dari itu, penarikan iklan Pocari Sweat dari TVB disinyalir dibumbui isu politik.

Tindakan Pocari Sweat ini didukung demonstran Hongkong dengan memborong semua produk minuman di supermarket. Seperti yang dikutip IDN Times bahwa masyarakat yang mendukung gerakan untuk menolak RUU Ekstradisi pun memasarkan Pocari Sweat sebagai 'minuman resmi kebebasan' yang merujuk kepada keinginan para pengunjuk rasa agar Hong Kong terbebas dari cengkeraman Tiongkok. Ini ada kaitan eratnya dengan kemerdekaan Hongkong dari Tiongkok.

Warga Tiongkok daratan menunjukkan penolakan terhadap Pocari Sweat. Salah satu mereka meminta agar Pocari Sweat keluar dari Tiongkok karena mendukung kebebasan Hong Kong. Perwakilan TVB mengaku kecewa terhadap Pocari Sweat dan menuding Otsuka (perusahaan induk Pocari) yang berpusat di Jepang sedang menarik hati para demonstran Hong Kong. Pocari Sweat sendiri menyatakan bahwa ini hanya urusan bisnis semata dan tidak ada motif politik apa pun di balik penarikan iklan.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.