AKB48 53rd Single Sekai Senbatsu Sousenkyo akan digelar tahun ini. Seperti namanya, event ini mengikutkan anggota sister group luar negeri bukan hanya anggota kaigai, agar bisa mendapatkan kesempatan merasakan sousenkyo AKB48. Hal itu diberikan kepada tiga grup luar negeri yaitu JKT48 (Indonesia), BNK48 (Thailand), dan TPE48 (Taiwan). MNL48 (Filipina) dan MUM48 (India) belum dapat berpartisipasi karena belum memiliki anggota tetap.

Beberapa waktu lalu anggota BNK48 satu persatu mendaftarkan diri menjadi kandidat sousenkyo tersebut. Namun, tidak ada satupun anggota JKT48 yang diberitakan mencalonkan dirinya. Anggapan penggemar hanya mereka sedang sibuk memepersiapkan konser dan handshake kelulusan Melody Nurramdhani. Melalui laman resmi event sousenkyo AKB48, JKT48 umumkan tidak berpartisipasi dalam acara tahunan terkenal di Jepang itu. Berikut adalah pernyataan JKT48 Operation Team terkait tidak berpartisipasinya sister group asal Jakarta ini.

"Seperti yang diumumkan sebelumnya, pada AKB48 53rd Single Sekai Senbatsu Sousenkyo tahun ini, JKT48 juga diberikan sebuah kesempatan. Kami dari JKT48 mempertimbangkan pencalonan untuk anggota. Karena tanggal 16 Juni 2018, yang mana pengumuman senbatsu sousenkyo diadakan, hal itu bertepatan dengan hari libur keagamaan di Indonesia, atau yang dikenal dengan Lebaran (dijadwalkan selama 13-19 Juni 2018).

Kami berpikir bahwa itu akan menjadi hal yang sulit bagi semua anggota untuk memutuskan pencalonan diri, kami memutuskan untu tidak berpartisipasi kali ini. Kami telah mendapat persetujuan manajemen dan panitia AKB48 53rd Single Sekai Senbatsu Sousenkyo. 

Lebaran adalah acara terbesar tahun ini sama seperti libur awal bulan puasa Islam (Ramadhan). Disana ada kebiasaan dari masyarakat untuk berlibur di rumah selama lebih dari satu minggu untuk pulang ke kampung halamannya (mudik). (Belum lagi JKT48 Theater, serta kegiatan perusahaan, dll. akan ditutup sementara). 

Terima kasih atas pengertian Anda. 
Tim manajemen JKT48,"

Banyak penggemar JKT48 yang sedikit kecewa atas tindakan yang dilakukan manajemen. Tapi bagaimanapun itu adalah keputusan yang terbaik. Meskipun ada anggota yang tidak melakukan perayaan agama, namun lebaran dan mudik tetaplah tradisi yang sudah mendarah daging di Indonesia. Di sisi lain, ada juga penggemar yang menunjukkan dukungannya tentang keputusan JKT48 Operation Team ini.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama