Li Yitong SNH48 : Lagu Jepang Telah Dilarang -->

Li Yitong SNH48 : Lagu Jepang Telah Dilarang

Kamis, 14 Juli 2016



Sejak EP Ke-11 "Yuan Dongli / Engine of Youth" dirilis, SNH48 tidak lagi mengadaptasi lagu milik AKB48 Group. Hal tersebut menunjukka bahwa SNH48 tidak lagi memakai lagu Jepang. Dalam EP tersebut, SNH48 menampilkan lagu-lagu dan tarian seperti group girl atau girlband Korea Selatan dengan genre musik layaknya KPOP.

Hal tersebut mengubah cara pandang SNH48 yang semula memiliki acuan dari genre musik JPOP menjadi KPOP. Para penggemar SNH48 mendukung penuh dalam pembuatan lagu baru dan original meskipun tidak mengadaptasi lagu dari AKB48. Beberapa lagu baru dalam EP / Single SNH48 dikomposeri oleh beberapa musisi Korea Selatan. Meskipun telah menggunakan musik bergenre KPOP, SNH48 tidak kehilangan jiwa sebagai sebuah grup idola.



Salah satu anggota SNH48 dari Team NII yaitu Li Yitong menyampaikan sebuah alasan mengapa SNH48 tidak menggunakan lagu Jepang milik AKB48 lagi. Melalui akun Instagram pribadinya @whitehairpin, Li Yitong menuliskan "Ok, Aku bisa menggambarkan. Hari ini ada informasi penting setelah pertunjukkan teater khusus. Lagu Korea diizinkan. Lagu Jepang telah dilarang".

Dari pernyataan Li Yitong tersebut menunjukkan SNH48 tidak lagi menggunakan lagu AKB48 karena lagu Jepang telah dilarang di Tiongkok. Beberapa penggemar berpendapat bahwa SNH48 menghindari masalah yang timbul dengan otoritas pemerintah jika tetap memakai lagu AKB48. Hal ini berkaitan dengan perang yang terjadi antara kedua negara tersebut.

Tiongkok dan Jepang pernah berperang dalam sengketa wilayah pada tahun 1937-1945, namun Jepang menyerah dalam perang tersebut. Sampai saat ini, konflik internal antar kedua negara tersebut masih terjadi. Hal inilah yang menjadi dasar SNH48 tidak lagi merilis lagu baru yang dimiliki AKB48. Bahkan saat pembentukan SNH48, hal ini sudah diperkirakan oleh para penggemar AKB48 bahwa pembentukan sister group di Tiongkok tidak akan berjalan dengan mudah.

SNH48 beralalih menggunakan musik dengan genre Korean Pop (KPOP) sebab maraknya musik ini di negera Tiongkok. Bahkan boyband atau girlband Korea Selatan sangat populer di Tiongkok melebihi ketenaran AKB48. SNH48 juga memikirkan tentang masa depan grup jika terus menggunakan lagu milik AKB48.